Branding The Nation

Devis Advertising boasts an expansive nationwide presence, curating a portfolio of more than 1.000 strategically located

outdoor media assets, each designed to capture attention, that blanket the entire Indonesian landscape.
Advertising Online vs Advertising Offline, Mana yang Lebih Efektif?

Masing-masing punya pengaruh pada keberlangsungan bisnis, ini kelebihan dan kekurangan advertising online vs advertising offline.

 

Salah satu hal yang melekat dan tak bisa lepas dalam dunia bisnis adalah media periklanan. Pasalnya, media promosi menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran setiap perusahaan. Promosi tersebut mencakup dua bagian, yakni Advertising Online vs Advertising Offline. 

 

Berbagai pertanyaan pun muncul terkait mana yang lebih efektif di antara kedua media promosi tersebut. Guna menjawab hal itu, artikel ini akan membahasnya secara lengkap terkait kelebihan dan kekurangan keduanya.

 

Apa itu advertising offline? 

 

Advertising offfline adalah jenis iklan yang dilakukan di luar internet atau media digital. Alat promosi ini bisa menggunakan media massa seperti televisi, radio, koran dan majalah. Selain itu, jenis iklan ini erat kaitannya dengan media luar ruang atau Out of Home (OOH) seperti billboard, baliho, videotron, neon box, spanduk, dan lainnya.

 

Kelebihan dari jenis periklanan ini adalah jauh lebih efektif dalam meningkatkan brand awareness, membangun citra positif bagi perusahaan maupun brand yang dipromosikan, serta meningkatkan kepercayaan konsumen pada perusahaan.

 

Sementara kekurangannya adalah budget yang dikeluarkan lebih mahal dibandingkan dengan advertising online. Akan tetapi hal ini seharusnya bukan jadi kendala atau penghalang bagi perusahaan ternama, lantaran media periklanan offline bisa menjadi investasi jangka panjang yang akan berdampak signifikan pada nilai penjualan.

 

Apa itu advertising online?

 

Berbeda dengan offline, advertiisng online justru mengoptimalkan jaringan internet dan media digital dalam strategi pemasaran. Cara ini bisa dibilang cukup relevan dengan perkembangan teknologi dan tren yang digandungi kaula muda.

 

Kelebihan advertising online jelas lebih hemat dan efisien dalam hal anggaran. Bahkan target audiensnya pun bisa lebih tepat sasaran, karena media iklan online seperti Google Ads, YouTube, Facebook Ads dan Instagram, dapat diatur kriteria penerima iklan, seperti dari jenis kelamin, usia, wilayah dan lainnya.

 

Namun kelemahannya, durasi iklan akan berlangsung cukup cepat saat melewati layar medsos audiens, sehingga terkadang brand tidak melekat di benak audiens. Selain itu, media ini juga cenderung menyasar kaula muda seperti generasi milenial dan generasi z yang memang dalam kesehariannya tak bisa lepas dari gadget. Hal ini berbeda dengan jenis offline yang bisa menjangkau seluruh kalangan.

 

Lebih efektif mana advertising online vs advertising offline?

 

Sebenarnya kedua jenis periklanan ini sama-sama memiliki kebaikan pada bisnis, semua tergantung pada kebutuhan dan anggaran yang dimiliki perusahaan.

 

Jika bisnis yang Anda geluti adalah produk pakaian remaja, maka advertising offline lebih baik karena bisa lebih tepat sasaran dan mampu menguasai pasar. Sebaliknya jika produk yang dipasarkan misalnya adalah minuman menyegarkan, maka advertising offline seperti billboard akan jauh lebih tepat karena audiens yang melihat iklan akan terpengaruh dan langsung menuju toko untuk membeli produk tersebut.

 

Tapi jika Anda masih bingung dalam menentukan advertising online vs advertising offline, Anda bisa berkonsultasi dengan Devis Advertising sebagai media periklanan profesional dan terpercaya yang sudah berpengalaman dalam pemasangan iklan di seluruh Indonesia.

 

Scroll to Top
Buka obrolan
Butuh bantuan?
Hallo, ada yang bisa kami bantu?